Minggu, 22 Mei 2011

perawatan pc

1. Tips Cara Perawatan Casing Komputer
Sebuah casing komputer terdiri dari power supply, Fan, Led indikator, sakelar, tombol power dan tombol reset. Casing komputer perlu dibersihkan secara rutin, keindahan dan kebersihannya. Hal itu untuk menghindari gangguan atau kotoran yang disebabkan oleh debu, kotoran binatang dan lain-lain yang dapat masalah pada komponen komputer.
Alat-alat yang digunakan untuk membersihkan casing komputer : Kuas, kain, tisu, alkohol, dan vacum cleaner. Cara membersihkan, bagian dalam casing dengan membuka tutup casing, lalu bersihkan pada bagian motherboard, Fan dan sebagainya dengan peralatan yang telah disediakan (Alkohol jangan digunakan). Untuk Power supply, lepaskan semua kabel power suplay dari motherboard, CD/DVD rom, Harddisk, lalu buka lepaskan power supply dari casing. Setelah dilepaskan lalu dibongkar, lalu bersihkan dengan peralatan yang telah disediakan. Untuk Bagian luar, anda dapat menggunakan kain yang dilumuri oleh alkohol, agar kotoran yang susah dibersihkan dapat dibersihkan.
2. Tips Cara Perawatan CD Rom/CDRW/DVD Komputer
Figure 5-4 Installing a CD-ROM Into an Origin2000 ChassisCara membersihkan CD Rom/CDRW/DVD adalah sebagai berikut :
a. Hidupkan komputer
b. Tuangkan cairan cleaner ke CD Cleaner
c. Masukkan CD Cleaner ke dalam CD drive
d. Tunggu beberapa saat, sampai proses cleaner selesai

Selasa, 29 Maret 2011

MACAM-MACAM PRINTER



PCPrinter merupakan sebuah perangkat keras yang dihubungkan pada komputer yang berfungsi untuk menghasilan cetakan baik berupa tulisan ataupun gambar dari komputer pada media kertas atau yang sejenisnya. Jenis printer ada tiga macam, yaitu jenis Printer Dot metrix, printer Ink jet, dan printer Laser jet.
A. Printer Dot Matrix
adalah pencetak yang resolusi cetaknya masih sangat rendah. Selain itu ketika sedang mencetak, printer jenis ini suaranya cenderung keras serta kualitas untuk mencetak gambar kurang baik karena gambar yang tercetak akan terlihat seperti titik-titik yang saling berhubungan. Karakter disusun atas pola itik dengan menggerakkan printhead secara menyamping ke seberang halaman dalam kenaikan yang sangat kecil. Pin/jarum, terdapat di printhead tersebut, dengan panjang sekitar satu inci dan dikemudikan oleh beberapa pendorong memaksa masing-masing pin menitik/menjepit pita tinta dan menutupi kertas pada suatu waktu tertentu. Kekuatan pada pendorong ini datang dari tarikan yang magnetis dari gelang kawat kecil ( solenoid ) yang diberi tenaga pada situasi tertentu, tergantung pada karakter yang akan dicetak. Pemilihan waktu isyarat mengirim kepada solenoid diprogramkan ke dalam printer untuk masing-masing karakter, dan menterjemahkan dari informasi yang dikirim oleh computer karakter yang mana untuk dicetak.
Dibawah ini adalah tips merawatnya printer dot matrix yang bisa dilakukan sendiri oleh user.
1. Bersihkan bagian yang selalu bergerak seperti, head, penggulung kertas dan seputar rol kertas
2. Perhatikan pergerakan pita apakah jalannya lancar..? Ini digunakan untuk mencegah pita robek
3. Buka 2 baut di head pakai obeng kembang, perhatikan apakah posisi jarum rata..? Jarum head printer yang tidak rata akan mengakibatkan hasil cetak tidak bagus
4. Perhatikan ketebalan kertas dengan menyesuaikan dengan kerenggangan head printer, caranya dengan mengatur posisi maju atau mundur penggerak head. Letaknya biasanya ada di posisi kanan printer
5. Bantalan penggulung kertas kalau licin akan menyebabkan kertas sulit untuk digulung oleh penggulung kertas, sahakan bantalan penggulung kertas tetap kasar.
B. Printer Ink Jet
Inkjet adalah teknologi cetak non impact. Droplet – droplet tinta diemisikan dari nozzle dan printer secara langsung menuju posisi spesifik pada sebuah substrat untuk menciptakan suatu gambar (image). Operasi printer inkjet adalah sangat mudah untuk divisualisasi; head printer men-scan halaman secara horizontal, menggunakan motor untuk menggerakkannya ke kanan dan ke kiri dan ke belakang, motor satunya memutar kertas secara vertikal. Satu strip gambar telah dicetak, kemudian kertas bergerak dan siap untuk strip berikutnya. Untuk mempercepat pencetakan, head printer tidak hanya mencetak satu baris (row) horizontal pixel tiap gerakan, namun juga mencetak row vertical pada saat yang sama
Tips merawatnya printer Ink Jet
1. Gunakan printer sesering mungkin minimal 3 hari sekali. Karena tinta yang terdapat pada nozzle head bisa mengering sehingga menyumbat pengeluaran tinta
2. Jangan biarkan printer inkjet kosong tanpa cartridge dalam jangan waktu yang lama. Soalnya,tetep bisa menyebabkan head printer jadi kering.
3. Jangan lupa matikan printer kalau sudah tidak dipakai. Selain hemat listrik, hemat energi, tentu saja hal ini akan mencegah menutupnya lubang-lubang aliran tinta dalam kepala printer.
4. Pergunakan secara maksimal dong, software-software yang sering disertakan bersama printer. Terutama untuk Software Clean Head untuk melakukan pembersihan Nozlze Head secara teratur.
5. Software yang sering disertakan bersama printer itu salah satunya adalah Diagnostic Tools. Yaitu software pertolongan tentang bagaimana merawat atau mengatasi permasalahan mengenai printer. Mungkin saja informasi yang disediakan bisa menolong kita dalam mengatasi permasalahan printer inkjet.
6. Walaupun printer sering dipakai, jangan lupa dibersihkan juga dari debu dan kotoran. Tidak perlu tiap hari , minimal 2 minggu sekali dibersihkan. Kemudian jangan biarkan ada benda asing masuk atau terjatuh kedalam printer anda. Hal paling penting jangan menggunakan lap yang basah oleh air saat membersihkan printer inkjet.
7. Pakai penutup printer , supaya printer kita terlindung dari debu.
8. Biasakan menggunakan tombol on/off saat mematikan printer. Ini gunanya agar head printer akan kembali ke kedudukannya semula sehingga tinta ga mudah mengering. Jangan biasakan mencabut kabel printer langsung saat mematikan printer.
9. Waktu mencetak pastikan posisi kertasnya yang benar, jangan yang berlipat-lipat. Soalnya dapat tersangkut dan merusak roller pada printer.
10. Jangan memakai kertas yang kotor atau berdebu. Kalau kita ngeprint memakai kertas yang kotor atau berdebu, tentu saja mekanik penggerak kertas atau roller paper lebih cepat kotor dan ini menyebabkan roller papernya lebih cepat aus/rusak dan mengakibatkan printer tidak dapat menarik kertas.
11. Jangan menyentuh bagian elektrik dari cartridge seperti chip maupun head dengan menggunakan jari . Karena, listrik statis pada tubuh terkadang dapat merusakkan komponen. Apabila ingin membersihkan bagian itu gunakan kertas tissue yang bersih.
12. Pakai tinta refill yang kualitasnya bagus.
13. Jangan mengisi cartridge terlalu penuh karena dapat menyebabkan kebocoran pada cartridge dan akhirnya merusak printer.
14. Ketika mengganti Tinta, Cartridgenya dijaga dengan hati-hati. Soalnya, cartridge printer itu dipenuhi penghubung listrik yang halus, nah benda ini mungkin rusak jika diperlakukan sembarangan.
15. Gunakan merk tinta yang sama saat isi ulang atau refill. Kalau pun berbeda, pastikan tinta pada cartridge sudah benar-benar kosong atau habis. Hal ini penting untuk menghindari adanya reaksi penggumpalan tinta akibat merk tinta berbeda yang dapat menyumbat lubang tinta pada Head.
16. Khusus buat printer inkjet yang pake infus. Letakkan tangki tinta infus sejajar atau agak rendah sedikit dengan cartridge. Hal ini, buat menjaga agar tinta tidak mengalir langsung ke cartridge waktu printer lagi tidak dipakai.
17. Jangan lupa, perhatikan wastepad (buangan tinta) printer. Ganti wastepad atau gunakan pembuangan luar sehingga tinta tidak akan meleber di dalam printer .
18. Jangan iseng membuka casing dan komponen printer. Apabila printer inkjet bermasalah kita serahkan kepada orang yang ahli daripada malah tambah rusak.
C. Printer Laser
Prinsip kerja dasar dari laser printer adalah listrik statis, energi yang sama yang bisa membuat pakaian menempel pada pengering atau kilatan petir yang menyambar ke tanah. Listrik statis adalah muatan listrik sederhana yang terjadi pada objek yang terisolasi, seperti balon atau tubuh kita. Sejak muatan atom yang berlawanan saling berinteraksi, objek yang berbeda muatan listriknya akan saling tarik-menarik.
1. Paper Jams ( kertas terjepit)
Kertas yang lembab atau tidak layak dapat menyebabkan paper jams atau terjepit, mesin printer yang kotor oleh debu yang menempel pada kertas kadang dapat juga menyebabkan kertas terjepit. Jika paper jams terjadi pada printer anda, bukalah penutup printer dan cobalah untuk mengeluarkan kertas yang tersangkut dengan cara menarik kertas keluar searah dengan arah keluarnya kertas. Bersihkan dan dilap permukaan ban penggulung atau roller serta sisi-sisi dalam mesin dengan menggunakan kain yang lembut.
2. Kertas hasil cetak berkerut / wrinkle/ kriting
Pengait pada penggulung kertas yang sudah usang / aus dapat menyebabkan kertas hasil cetak berkerut. Ukuran kertas yang tidak sesuai dengan pemasangan sensor batas pencetak dapat pula menyebabkan kertas berkerut. Kertas yang lembab atau tidak kering benar dapat pula menghasilkan keluaran yang berkerut. Cobalah untuk menyesuaikan ukuran kertas dengan path pengait-penggulung dan usahakan menggunakan kertas yang mulus dan bersih.
3. Garis-garis pada lembar cetak
Jika cetakan halaman kertas terdapat garis-garis hitam, hal ini dikarenakan oleh beberapa penyebab, biasanya hal ini dikarenakan oleh terdapatnya benda asing yang menempel pada scanner atau kaca pemantul. Jika permasalahan tidak berada pada kaca pemantul bisa jadi berada pada unit imaging. Jika anda memiliki cartridge yang lain ( lebih dari satu ) disarankan anda mengganti cartridge dengan yang lain yang sekiranya bagus. Hal ini dapat mengatasi permasalah diatas. Jika printer memakai system multi-komponen ( drum, toner, pengembang yang masing-masing unit terpisah) , ini membuat permasalahan semakin rumit. Namun diantaranya pasti ada yang bermasalah. Toner biasanya tidak ada masalah. Jika terdapat garis hitam besar/ lebar pada halaman cetak, biasanya dikarenakan oleh drum yang sudah aus atau lemah, dan perlu diganti dengan drum yang baru untuk mengatasi masalah tersebut.
4. Titik-titik hitam pada halaman
Jika terdapat garis terdapat titik-titik hitam seperti taburan toner pada lembar cetak, masalah biasanya terdapat pada unit pengembang cartridge. Dan biasanya hal ini sulit untuk dibetulkan kecuali dengan mengganti dengan yang baru pengembang yang bersangkutan. Jika titik hitam diulang atau terdapat urut kebawah pada lembar cetak, biasanya ada cacat atau benda yang menempel pada unit drum. Usaplah dengan kain halus untuk menghilangkan benda asing yang menempel atau dengan mengganti drum jika terdapat lubang kecil pada permukaan drum. Namun masalah ini bisa juga terdapat pada sensor pencetak yang kotor dan jika demikian maka harus diservis sekaligus apabila memungkinkan.
5. Lembar cetak kosong / tidak rata
Jika terdapat garis terang atau daerah kosong / buram pada hasil cetak, hal ini disebabkan oleh toner yang menipis atau belum membaur sempurna. Pastikan anda memiliki serbuk toner yang cukup dalam cartridge yang dapat mencapai drum. Masalah lain mungkin disebabkan oleh kenyataan bahwa permukaan drum tak dapat menyentuh toner karena unit penyaring wiperblade, dr.blade yang sudah aus/ keras. Ini berarti anda harus mengganti komponen yang terkait. Seringkali permasalahan bukan berada pada mesin atau cartridge , tetapi pada kertas. Dalam hal ini kertas lembab atau mengandung minyak sehingga toner atau tinta tidak dapat menempel dengan sempurna pada kertas. Ini biasanya seperti titik terang atau corengan buram pada lembar cetak. Jika anda kurang yakin, pastikan selalu menggunakan kertas yang bersih dan kering untuk melihat hasilya.
6. Double focus / imaging
Penyebab utama dari double focus / imaging pada halaman adalah dalam pengaturan pemasangan pengatur / fuser assembly yang tidak sesuai. Kombinasi yang tidak cocok antara drum dan toner juga bisa jadi penyebabnya. Jarang sekali produsen yang menghasilkan komponen yang tidak cocok dengan pengaturan fusernya . Beberapa jenis printer kadang tidak berjalan normal dengan interupsi aplikasi yang anda gunakan mungkin salah dalam penggunaan tinta yang menyebabkan masalah. Aturlah interupsi aplikasi anda terhadap pencetak melalui berapa jumlah titik per inci ( dot per inch ) / dpi.
7. Garis melintang pada halaman
Tempat ampas atau pembuangan toner pada cartridge mungkin penuh.Ganti dan bersihkan tempat pembuangan. Koneksi / hubungan yang kurang tepat antara unit imaging dengan mesin dapat pula menyebabkan hal ini. Bersihkan hubungan / penghubung dengan kain atau handuk. Bisa jadi toner cartridge tidak terpasang sempurna pada pencetak atau salah pasang drum. Atau ganti dengan cartridge yang lain dan ini akan mengatasi masalah.
8. Halaman gelap
Bisa jadi karena idensitas di-set terlalu pekat, coba terangkan focus/ image. Beberapa printer memiliki control idensitas tersendiri. Drum yang sudah aus bisa jadi masalah serta kualitas toner yang jelek bisa juga jadi penyebabnya. Beberapa toner dipasaran memiliki kepekatan yang kurang baik, oleh karena itu coba atur idensitas yang diinginkan seperti menggunakan toner dari djava print di mana kepekatan dari toner dijamin bagus dan menyerupai original. Jika tetap berlanjut, segera hubungi kami. Printer anda harus dibersihkan total dari kotoran yang ada pada lensa internal, jalur kertas , koneksi-koneksi dan pemantul.
9. Bunyi tidak wajar
Jika anda menggunakan toner cartridge, ganti dengan yang lain apakah permasalahan akan hilang, jika tidak hubungi teknisi  print. Beberapa permasalahan biasanya hanya bisa diselesaikan oleh teknisi. Karena bisa jadi kipas, roda gigi, bodi mesin dan komponen elektrik lainnya yang bermasalah.
Keuntuangan dari ketiganya yaitu :
Printer Dot Matrix, Keuntungan yang utama adalah dari kehebatannya untuk mencetak kata yang bercetak miring atau bercetak tebal dengan mengubah posisi Dot yang tersususun dikertas. Tambahannya adalah printer Dot Matrix relatif lebih murah bila dibandingkan dengan printer lain seperti laser printer. Terakhir printer Dot Matrix bisa digunakan pada waktu mencetak kertas yang berisi karbon dll.
Printer Ink Jet, Realtif lebih murah dibanding laser pinter, untuk kecepatan printer ink jet ini di antara dot matrix dan laser.
Dari Printer Laser Keuntungan yang paling besar adalah kecepatannya, presisinya, lebih economis. Laser yang berada dalam laser printer dapat bergerak sangat cepat, maka dari itu laser printer dapat mencetak jauh lebih cepat daripada inkjet printer. Dan karena balok laser mempunyai diameter yang tidak bervariasi, maka dari itu printer ini dapat menggambar dengan lebih prisisi, tanpa memakai tinta yang berlebihan.
Laser printer harganya lebih mahal daripada printer inkjet, tapi lebih kuat, dan tidak perlu sering menservisnya. Bubuk toner sangat murah dan dapat bertahan lama.

MACAM-MACAM MONITOR

Prinsip Kerja Monitor CRT
Prinsip Kerja Monitor CRT

Cathode Ray Tube (CRT)

Monitor Cathode Ray Tube (CRT) memiliki layar yang terbuat dari tabung hampa, sama seperti pesawat televisi. Hal ini membuat monitor CRT memiliki ukuran relatif besar dibandingkan monitor LCD.

Liquid Crystal Display

Layar Liquid Crystal Display (LCD) memanfaatkan dua keping bahan yang terpolarisasi, dengan ditambah cairan kristal dianrata keping tersebut. Sinyal listrik yang dilewatkan melalui cairan kristal tersebut akan membuat kristal yang ada di dalamnya mencegat cahaya yang lewat. Oleh karena itu tampilan LCD jenis monochrome biasanya berupa citra berwarna biru atau gelap, dengan latar belakang abu-abu muda.
Monitor LCD
Monitor LCD
LCD berwarna menggunakan dua jenis teknik untuk menghasilkan warna yaitu passive matrix dan active matrix.
  • Passive matrix
    Pada LCD jenis ini terdapat sederetan transistor di atas (sumbu x) dan di samping kiri (sumbu y). transistor-transistor ini memberikan energi pada piksel. Piksel merupakan pertemuan dari pancaran transistor sumbu x dan sumbu y. Oleh karena hal tersebut teknologi ini biasa juga disebut Dual Scan Monitor. Kelemahan dari teknologi ini, monitor harus dilihat tegak lurus. Jika dipandang dari sudut agak kesamping, maka citra pada monitor akan kelihatan agak gelap. Kelemahan lain, jika ada transistor yang rusak atau mati, maka akan terlihat adanya garis hitam melintang atau tegak lurus pada layar monitor.
  • Active matrix
    Pada LCD jenis ini transistor yang memancarkan cahaya sendiri berada pada setiap piksel pada layar monitor sehingga warnanya lebih cerah dan tidak harus dilihat dengan sudut tegak lurus. Akan tetapi dengan banyaknya transistor yang digunakan mengakibatkan pemakaian daya jenis monitor ini juga menjadi semakin besar.

Monitor Plasma
Monitor Plasma

Monitor plasma menggunakan gas untuk mengeluarkan cahaya. Teknologi pada monitor ini kini diterapkan pada televisi layar datar lebar

Selasa, 18 Januari 2011

Menyiapkan Perbaikan Periferal

Menyiapkan Perbaikan Periferal

Periferal komputer merupakan peralatan pendukung dari sebuah PC. Terkadang periferal tersebut tidak bekerja sebagaimana fungsinya atau rusak. Untuk itu perlu dilakukan perbaikan pada peripheral tersebut. Sebelum melakukan perbaikan, perlu disusun langkahlangkah persiapan perbaikan sebagai berikut :
- Mempersiapkan alat-alat bantu yang digunakan untuk perbaikan,
- Mendiagnosa kerusakan-kerusakan yang terjadi,
- Menemukan bagaimana cara melakukan perbaikan peripheral tersebut,
- Melakukan perbaikan peripheral
Sedangkan untuk melakukan perbaikan periferal, dibutuhkan beberapa alat bantu atau tools-kit sebagai berikut :
- Obeng
- Tang
- Kuas
- Kain kering atau tisu dan cairan pembersih
- Penyedot debu mini / vacum cleaner
Peralatan yang dibutuhkan untuk perbaikan periferal:
a) Obeng

Obeng merupakan alat yang paling penting dalam melakukan perbaikan periferal. Obeng sangat berguna sekali untuk membongkar dan memasang periferal untuk selanjutnya dilakukan perbaikan. Obeng ada bermacam-macam bentuknya. Mulai dari obeng (+) , obeng (-), serta obeng bintang/kembang. Untuk melakukan perbaikan periferal perlu dipersiapkan obeng dari berbagai ukuran.



b) Tang
Untuk melakukan perbaikan periferal, digunakan tang cucut dan tang kombinasi. Tang cucut banyak digunakan untuk memegang kepala skrup atau jumper yang kecil.


c) Kuas

Kuas digunakan untuk membersihkan komponen periferal dari debu dan kotoran-kotoran yang menyebabkan kerusakan. Karena masalah kotoran seringkali menjadi penyebab periferal tidak dapat berfungsi lagi dengan baik.


d) Penyedot debu mini

Penyedot debu mini fungsinya hampir sama dengan kuas, yaitu untuk menghilangkan kotoran yang menempel pada periferal. Pada ujung penyedot debu mini dilengkapi dengan sikat dengan ukuran yang beragam dimaksudkan untuk disesuaikan luas sempitnya sudut-sudut pada periferal. Alat ini sangat tepat digunakan untuk membersihkan kotoran yang terdapat pada keyboard, fentilasi udara pada monitor dan pada fan.


e) Kain kering atau tisu dan cairan pembersih

Kain kering atau tisu digunakan untuk membersihkan kotoran yang mungkin sangat sulit untuk dibersihkan dengan memakai kuas atau vacum cleaner. Kotoran atau debu yang sangat tebal dapat menghambat kinerja periferal. Tisu juga dapat digunakan untuk memperlancar aliran tinta pada cartridge printer injek, karena sifatnya yang mudah menyerap cairan. Sedangkan cairan pembersih dapat digunakan untuk membersihkan layar monitor, casing, body monitor, dan body printer.


Langkah – langkah melakukan perbaikan periferal
Untuk melakukan perbaikan periferal, perlu dilakukan diagnosa awal kerusakan pada periferal tersebut. Kemudian menentukan langkahlangkah perbaikan dengan baik, dan melakukan cek ulang fungsi periferal tersebut untuk melihat hasil perbaikan tersebut.

a) Keyboard

Ada beberapa kerusakan yang kemungkinan terjadi pada keyboard yaitu :
1. Keyboard tidak terdeteksi oleh PC
Kerusakan yang sering terjadi pada keyboard adalah tidak dikenalnya keyboard oleh komputer. Pada saat proses booting, tiba-tiba computer macet dan muncul pesan kesalahan “Keyboard error or no keyboard present”. Pesan tersebut diartikan bahwa pada saat proses booting, komputer tidak mendeteksi adanya keyboard. Jika terjadi hal seperti tersebut diatas, yang perlu dilakukan adalah :
Matikan kembali komputer dan cek apakah kabel keyboard telah tertancap dengan benar ke CPU.
Jika perlu lepas dan tancapkan kembali kabel keyboard tersebut untuk meyakinkan bahwa koneksi sudah tepat.
Jika komputer dihidupkan kembali, dan pesan kesalahan masih muncul, kemungkinan pertama adalah keyboardnya yang rusak.
Coba dengan keyboard yang lain untuk memastikan bahwa keyboardnya yang rusak.
Jika dengan mengganti keyboard pesan kesalahan masih tetap muncul, berarti bukan keyboard yang rusak. Tetapi bisa saja port keyboard di motherbord yang rusak.
2. Masalah kedua terjadi pada tombol keyboard
Kerusakan lain yang sering terjadi pada keyboard adalah tombol keyboard sering macet untuk ditekan, atau tombol keyboard tertekan terus. Hal itu mungkin disebabkan oleh debu yang sudah menumpuk di sela-sela tombol keyboard sehingga menyebabkan keyboard macet. Untuk mengatasinya, perlu dilakukan pembersihan pada keyboard.
Keyboard dapat dibersihkan dengan menyedot atau menyemprotnya dengan vacuum cleaner atau dapat memakai kuas. Dan juga dapat dibersihkan dengan menggunakan kain lap yang dibasahi dengan cairan pembersih atau alkohol. Ingat bahwa proses pembersihan harus dilakukan pada saat komputer mati dan keyboard dilepas dari portnya.
b) Mouse
Ada beberapa kerusakan yang sering terjadi pada mouse yaitu :
1. Mouse tidak terdeteksi oleh PC
Masalah yang sering terjadi pada mouse adalah mouse tidak dikenal oleh komputer. Pada saat proses booting, komputer memunculkan pesan bahwa windows tidak mendeteksi adanya mouse yang terhubung dengan komputer. Pesan kesalahan tersebut adalah seperti
Analisa pertama sehubungan dengan pesan tersebut adalah kabel mouse tidak terhubung dengan baik. Untuk melakukan perbaikan prosedur yang dilakukan:
Matikan komputer. Cek apakah kabel mouse telah terpasang dengan benar. Jika perlu lepas dan pasangkan kembali mouse tersebut untuk meyakinkan koneksinya. Pada saat melepas dan memasang mouse komputer dalam keadaan mati agar tidak terjadi konsleting.
Setelah itu hidupkan kembali komputer. Apabila pesan kesalahan masih muncul, lakukan analisa selanjutnya. Analisa kedua adalah kemungkinan rusaknya driver yang menghubungkan sistem dengan mouse. Untuk itu perlu melakukan pendeteksian ulang driver secara otomatis dengan windows melalui device manager.
Langkah yang dilakukan :
Klik kanan My Computer pada desktop windows
Pilih properties>>Hardware>>Device Manager.
Klik mouse tersebut dengan menggunakan keyboard dengan bantuan tombol Tab.
Hapus drive mouse yang lama dengan menggunakan tombol Remove.
Setelah itu restart ulang komputer.
Jika sambungan dan driver mouse sudah benar tetapi ternyata mouse tidak terdeteksi oleh windows, ada kemungkinan mouse rusak. Atau kemudian coba dengan mouse yang lain, apakah terjadi hal yang sama. Apabila masih tetap seperti itu, berarti port PS/2 nya yang rusak.
2. Pointer mouse yang sering meloncat-loncat
Masalah lain yang sering muncul adalah pointer mouse yang meloncatloncat secara acak sehingga pemakai kesulitan untuk menggunakanmouse secara tepat dan presisi. Pada kondisi ini, kemungkinan yang paling besar disebabkan karena
kotornya komponen bola mouse. Karena komponen bola tersebut banyak bersentuhan dengan mouse pad yang tidak selalu bersih.
Langkah untuk mengatasinya adalah:
Buka penutup bola mouse di bagian bawah dengan memutarnya 900 derajat.
Keluarkan bolanya dan bersihkan dengan air hangat atau alcohol serta sikat dengan kuas, lalu keringkan.
Di bagian dalam mouse dapat diamati adanya tiga buah roda. Dua lebar dan satu yang kecil. Kotoran yang menempel pada komponen tersebut perlu dibersihkan. Demikian juga dengan kotoran yang menempel pada gerigi dan bantalan bola. Lakukan pembersihan dengan hati-hati sehingga tidak merusak komponen-komponen di dalamnya.
c) Fan
Fan merupakan periferal yang sangat penting bagi komputer. Fan sangat berpengaruh pada kinerja komputer karena berhubungan dengan sirkulasi udara pada komputer.
Beberapa masalah yang sering terjadi :
1. Fan pendingin mati
Masalah yang timbul komputer akan cepat panas, sering hang, reboot dengan sendirinya dikarenakan fan pendingan mati. Langkah – langkah perbaikan adalah:
Memeriksa fan yang terdapat dalam casing komputer apakah kabel power sudah terpasang dengan baik.
Bersihkan kotoran-kotoran yang ada didalamnya.
Lepas penutup poros fan, serta diberi sedikit pelumas supaya gerakan fan tidak ada hambatan.
Jika sambungan kabel power sudah benar dan fan sudah bersih dari kotoran tetapi masih tetap mati, kemungkinan besar fan rusak.
2. Bunyi fan yang berisik
Masalah yang lain adalah fan terlalu berisik. Ketika komputer sedang digunakan, suaranya terdengar sangat berisik sehingga sering mengganggu konsentrasi terhadap pekerjaan. Untuk mengetahui dari mana asalnya suara fan tersebut, langkah yang diambil :
Matikan komputer dan buka casing komputer lalu hidupkan komputer dalam keadaan casing terbuka.
Cek apakah mungkin ada kabel yang menyangkut pada fan.
Jika ada kabel yang menyangkut pada fan, rapikanlah agar tidak mengenai fan.
d) Monitor
Monitor merupakan komponen output yang digunakan untuk menampilkan teks atau gambar ke layar sehingga dapat dinikmati oleh pemakai. Kerusakan yang sering terjadi :
1. Monitor tidak mau menyala.
Pada saat proses booting komputer, tombol power yang terdapat pada monitor sudah ditekan tetapi monitor tetap gelap dan tidak mau menyala.
Jika masalahnya monitor tidak menyala, maka prosedur yang dilakukan
adalah :
Pastikan bahwa tombol power dalam keadaan ON.
Jika lampu indikator tidak menyala, lihat kabel power baik pada monitor maupun yang ke arah outlet listrik. Pastikan bahwa pemasangan sudah benar.
Apabila tetap tidak menyala, gantilah dengan kabel power lain.
Jika lampu indikator pada monitor hidup dan berwarna orange atau berkedip kedip, cek kabel video yang menghubungkan monitor dengan CPU apakah sudah terpasang dengan baik dan benar. Pastikan sudah terpasang dengan benar.
Apabila dengan pengecekan di atas masalah ini tetap tidak teratasi berarti ada problem pada sinyal video board adapter CRT.
2. Monitor menjadi gelap saat loading windows
Masalah lain yang bisa timbul adalah monitor menjadi gelap saat loading windows. Kemungkinan besar disebabkan karena setup driver untuk monitor tidak tepat. Yang sering terjadi adalah karena dalam keadaan ON screen display setting, setting frekuensi terlalu tinggi.
Untuk mengatasinya :
Lakukan booting windows dalam keadaan safe mode dengan cara menekan F8 saat komputer loading windows.
Lakukan instalasi ulang driver VGA Card. Setelah itu pilih jenis monitor yang cocok yang akan menentukan frekuensi maksimal yang akan ditampilkan oleh windows.
3. Ukuran tampilan tidak sesuai dengan keinginan
Masalah lain yang bisa terjadi pada monitor adalah ukuran tampilan tidak sesuai dengan keinginan. Terdapat font, ikon, menu dan semua tampilan pada monitor yang terlalu besar atau malah terlalu kecil. Hal tersebut di atas berhubungan dengan resolusi monitor yang mungkin terlalu tinggi ataupun terlalu rendah sesuai dengan selera pengguna. Untuk mengubahnya, bisa melalui display properties. Caranya adalah :
Lakukan klik kanan di sembarang tempat di desktop. Kemudian akan muncul beberapa menu dan pilihlah Properties.
Kemudian pilihlah tab Settings. Ubahlah resolusi sesuai dengan keinginan dengan memperbesar ataupun memperkecil nilai yang ada di kotak Screen Area, kemudian klik OK. Dalam mengeset resolusi, yang harus diperhatikan adalah kompatibilitas resolusi yang didukung oleh VGA Card dan monitor yang dimiliki. Pemilihan resolusi yang didukung oleh kartu VGA namun tidak didukung oleh monitor yang dimiliki akan menyebabkan monitor tidak menampilkan gambar dengan sempurna.
4. Tampilan pada monitor tampak buram.
Masalah lain adalah tampilan pada monitor tampak buram dan kontras warna tidak bisa diatur secara maksimal. Hal itu cukup mengganggu meskipun secara umum komputer bekerja dengan baik dan tidak banyak gangguan.
Permasalahan ini sering terjadi pada monitor yang berusia lebih dari tiga tahun. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, karena berhubungan dengan komponen-komponen elektronika di dalam monitor maka akan lebih baik jika harus berkonsultasi langsung dengan ahlinya. Untuk itu perlu dilakukan analisa sebab musabab dari permasalahan tersebut.
Monitor dalam pemakaian lama akan mengalami pergeseran warna alami menjadi kebiru-biruan, kemerahan, kekuning-kuningan, atau kehijau-hijauan. Apabila pada setelan nomer muncul warna-warna tidak alami kemungkinan besar sumber masalahnya adalah pada sirkuit driver video yang berada di dalam monitor. Sirkuit driver ini memiliki tiga jalur warna utama yaitu merah, biru, dan hijau. Untuk mengetesnya lakukan dengan menggunakan osciloscope.
Gambar dilayar tampak kuyu dengan kontras warna yang tidak bias diatur secara maksimal. Masalahnya disebabkan oleh fosfor pada tabung katoda, yang berfungsi untuk memancarkan pendaran warna hasil tembakan sinar elektron yang berenergi tinggi. Untuk mengatasinya hal tersebut dapat dilakukan hanya dengan mengganti tabung katoda monitor.
Apabila warna monitor yang berganti sendiri ketika monitor dinyalakan dalam jangka waktu lama, besar kemungkinan diakibatkan pada sirkuit video amplifier. Untuk memperbaikinya harus membuka casing-nya, lalu mengencangkan sambungan antara board video amplifier dengan board raster.
5. Monitor seperti berkedip saat digunakan
Pada saat komputer sedang aktif digunakan, monitor sering berkedip. Kemungkinan yang pertama adalah disebabkan karena frekuensi gambar pada layar terlalu rendah. Hal tersebut bisa saja terjadi karena ada masalah dengan setting refresh rate pada komputer. Refresh rate merupakan kemampuan maksimal yang dilakukan monitor untuk menampilkan frame dalam satu detik. Pengaturan refresh rate yang tepat akan memberikan kenyamanan pada mata yang menggunakannya. Monitor yang memiliki refresh rate kecil akan membuat monitor seperti bergerak dan tidak stabil.
Untuk mengatur refresh rate, gunakan menu Display Porperties seperti pada gambar di atas. Pada tab Setting, klik button Advanced Monitor. Pada tab tersebut akan ditampilkan pilihan refresh rate yang diinginkan. Cobalah beberapa refresh rate tersebut untuk mendapatkan pilihan yang terbaik bagi monitor.
6. Bercak kebiru-biruan pada sudut monitor.
Pada salah satu atau beberapa sudut monitor, muncul bercak tidak berwarna atau warna kebiru-biruan yang cukup menganggu penampilan. Masalah ini sering disebabkan karena adanya medan magnet yang dihasilkan dari beberapa piranti elektronik tersebut.
Untuk menghilangkan cobalah untuk memakai fitur degaussing yang ada pada menu kontrol monitor. Atau dengan menggunakan magnet yang didekatkan di sudut-sudut monitor supaya warna kembali normal.
e) Printer
Printer merupakan komponen yang digunakan untuk mencetak keluaran dari proses yang dilakukan komputer baik tulisan, gambar maupun grafik secara langsung dengan menggunakan media kertas ataupun lainnya. Ada tiga jenis printer yaitu printer dot matrik, Ink jet dan Laser jet.
Masalah yang sering terjadi pada printer :
1. Printer tidak dapat mencetak
Pada saat proses percetakan akan dilakukan, printer dalam keadaan ON, dan kertas telah terpasang dengan baik tetapi printer tidak mau bergerak dan proses percetakan dinyatakan gagal. Untuk mengatasinya prosedur yang dilakukan :
Pengetesan printer dengan menggunakan print test page pada driver printer.
Untuk melakukan hal tersebut dapat melalui Start>>Setting>>Printers. Kemudian klik kanan pada printer yang digunakan lalu pilih Properties. Dalam tab General, klik tombol Print Test Page.
Jika setelah tombol ditekan, printer bisa mencetak berarti tidak ada masalah pada printer.
Jika tidak, berarti ada masalah pada printernya atau pada koneksi port printernya. Cobalah pada komputer lain, jika proses pencetakan berhasil dilakukan berarti kerusakan bukan pada printernya tetapi pada port printer tersebut.
Jika proses pencetakan gagal berarti ada masalah pada printernya. Untuk mengatasinya coba cek kembali printer mulai dari cartridge sampai koneksi kabel-kabelnya.
2. Masalah yang kedua adalah printer gagal menarik kertas.
Ketika mencetak menggunakan printer injek, printer tersebut tiba-tiba mengalami gangguan yaitu tidak bisa menarik kertas sehingga proses pencetakan gagal.
Permasalahan tersebut sering terjadi pada printer jenis injek. Umumnya dikarenakan roda penggerak yang sudah mulai licin karena waktu pemakaian yang sudah cukup lama. Bila demikian halnya, lakukan pengamplasan sendiri dengan hati-hati pada bagian roda penariknya. Bersihkan juga roda penggerak dari kotoran yang ada .
Kemungkinan lain yang bisa terjadi adalah karena tinta yang hamper habis. Terkadang bila tempat tinta sudah kosong, maka printer tidak akan dapat mencetak dan jika diberikan perintah pencetakan akan terdengar bunyi beep yang berulang-ulang.
3. Masalah yang ketiga kertas pada printer macet
Ketika sedang mencetak, kertas tersangkut di dalam printer. Hal itu sering terjadi dan meskipun proses cetak berhasil, tetapi kertas hasil cetakan menjadi kotor. Kertas macet pada printer yang biasa disebut dengan paper jam dapat terjadi karena tumpukan kertas yang terlalu tebal pada paper try printer. Atau jenis kertas yang mudah menempel satu dengan lainnya. Dan juga bisa disebabkan karena toller pada printer yang sudah aus.
Untuk mencegah terjadinya paper jam, dapat dilakukan dengan membatasi tebal tumpukan kertas sesuai dengan kapasitas yang didukung oleh printer. Sebelum dipasang pada paper try, ada baiknya kertas dikibas-kibaskan terlebih dahulu agar kertas tidak saling menempel. Dan hindarkan dari debu dan sering dibersihkan. Jika paper jam sudah terjadi pada printer, maka yang harus dilakukan adalah menekan tuas yang tersedia untuk menetralkan roller yang menjepit kertas, kemudian secara perlahan tarik kertas yang menyangkut pada printer. Selanjutnya kembalikan tuas tersebut ke posisi semula. Untuk menemukan tuas tersebut lihatlah pada buku manual printer.
4. Masalah yang keempat adalah hasil pencetakan tidak bagus.
Masalah lain yang sering muncul adalah hasil pencetakan yang kurang bagus atau terlihat putus-putus. Ini disebabkan antara lain karena memang mungkin tinta sudah habis, ataupun cartridge-nya memang kotor.
Untuk memastikannya, lepas cartridge dengan hati-hati untuk mengecek apakah tinta sudah habis atau belum. Setelah itu lakukan pembersihan pada mat head nya dengan menggunakan cairan pembersih tinta. Caranya dengan membasahi tisu pembersih dengan cairan pembersih tersebut, dan letakkan mat head catridge pada tisu tersebut. Dalam melakukan hal tersebut, dibutuhkan kehati-hatian yang sangat tinggi, karena jika tidak akan bisa berakibat fatal yaitu rusaknya cartridge.

Selasa, 30 November 2010

Input/Output Unit

Input – Output Unit

Input
1. Pengertian input (masukan) yaitu energi yang dimasukkan ke dalam sistem. Masukan dapat berupa masukan perawatan (maintenance input) dan masukan sinyal (signal input). Umumnya data yang diperlukan adalah sebagai masukan sistem yang diturunkan dari kebutuhan informasi.
________________________________________
2. Merupakan aktifitas pemberian data kepada komputer, dimana data tersebut merupakan masukan bagi komputer. Agar data dapat diterima oleh komputer dengan baik, komputer memiliki peralatan yang berfungsi untuk hal ini, yang disebut dengan input device.
Jika dianalogikan dengan manusia, manusia juga memiliki input device ini, diantaranya adalah mata, telinga, syaraf-syaraf, dan lain-lain. Masing-masing input device tentu berfungsi spesifik terhadap bagaimana informasi tersebut dapat diterima oleh manusia. Misalnya mata, mata digunakan sebagai input device untuk melihat, lalu data hasil penglihatan tersebut dikirimkan ke otak untuk diproses lebih lanjut, diabaikan atau informasinya disimpan di dalam ingatan.
Pada komputer, input device ini juga bermacam-macam, tergantung bagaimana proses input tersebut dilaksanakan. Bermacam-macam input device yang digunakan oleh komputer, contohnya adalah keyboard untuk mengetikkan informasi, (scanning devices) pembaca kode batang pada transaksi di supermarket, kamera untuk menangkap gambar, mouse sebagai pointing devices, digitising devices, audio-input devices, assistive input devices, dan lain sebagainya . Masukan yang didapatkan oleh input device tersebut informasinya dikirimkan ke pemroses (otaknya komputer) untuk diproses lebih lanjut, diabaikan atau informasi tersebut disimpan dalam media penyimpanan.

Keyboard
Saat ini, keyboard mempunyai bermacam-macam tipe contohnya :
Traditional (keyboard umum),

keyboard

Flexible (keyboard yang bisa dilipat),

flexible keyboard

Ergonomic (keyboard yang dirancang untuk meminimalkan kejang otot pada tangan),

ergonomic keyboard

Wireless (keyboard yang dijalankan tanpa menggunakan kabel),

wireless keyboard

PDA (menggunakan alat bantu seperti “pulpen” / light pen yang akan dipakai untuk mengetikkan informasi atau lainnya pada layar dengan cara menyentuhnya)

PDA

Fitur : - Numeric pads : dipakai untuk memasukkan angka dan simbol aritmatika.
- Toggle keys : berfungsi untuk meng-aktif/nonaktif-kan fitur pada keyboard (caps lock).
- Combination keys : melakukan sebuah aksi ketika tombol yang dapat dikombinasikan ditekan.
- Keyboard shortcuts : bentuk alternatif untuk memilih suatu hal dari menu (Ctrl-X,Ctrl-C,dll).
- Programmable keys : melakukan tugas yang spesifik (function keys).

Pointing Devices
Perangkat yang berfungsi sebagai penentu atau penunjuk (pointing) yang mendukung proses komputerisasi bagi manusia. Pengaruh dari Pointing Device ini diantaranya adalah proses Click dan Drag. Contoh perangkat ini yaitu :
- Mouse : 1. Mechanical mouse, 2. Optical mouse, 3. Cordless (wireless) mouse

mouse

- Trackball (roller ball)

trackball

- Touch surface (touch pad)

touch pad

- Pointing stick

pointing stick

- Joystick

joystick1joystick2

- Touch screen

touch screen

- Light pen

light pen

- Stylus

stylus

Scanning Devices
Berupa :

- Optical Scanners
- Bar Code Readers
- Character and Mark | Recognition Devices

Pada Recognition Devices terbagi menjadi tiga bagian, yaitu :
- Magnetic-ink character recognition (MICR)
Alat pembaca pengenal karakter tinta magnetik, banyak digunakan di bank-bank amerika untuk transaksi cek. Dibutuhkan tinta magnetik yg khusus supaya bisa dibaca oleh alatnya.

- Optical-character recognition (OCR)
Banyak dipergunakan di toko-toko serba ada untuk membaca label data barang yang dijual yang dicetak dengan bentuk (font) karakter OCR.

- Optical-mark recognition (OMR)
Banyak digunakan untuk penilaian test (test scoring). Jawaban dari tes yang diberikan dijawab di kertas mark sense form (dengan pensil 2B). OMR juga banyak digunakan untuk membaca hasil dari daftar pertanyaan (Questionarries), registrasi mahasiswa dsb.

Image Capturing & Digitising Devices
Untuk Image Capturing Devices contohnya :

- Kamera Digital
- Kamera Video Digital / webcams (web camera)
Untuk Digitising Devices contohnya :

- Graphics Table
- Digital Notebook

Audio-Input Devices
Audio input bisa mengambil banyak bentuk yang mencakup suara dan musik. Agar sebuah suara dapat diproses oleh sistem unit komputer, diperlukan Audio-input devices yang dapat meng-konversikan bentuk suara tersebut menjadi struktur yang akan diproses.
Voice recognition systems yaitu Pengenal suara yang mempunyai kemampuan untuk mengenal secara spesifik suara individual (Discrete-speech, Continuous-speech), mirip dengan pengenalan sidik jari. Teknologi ini memiliki kemampuan untuk menafsirkan kata-kata yang diucapkan oleh manusia. Dalam pengaplikasiannya dengan menggunakan teknologi ini, dapat memberi perintah kepada komputer secara lisan. Misalnya dengan menulis surat tanpa perlu mengetiknya. Untuk itu dibutuhkan sebuah mikrofon. Program semacam ini banyak jenisnya di antaranya adalah Via Voice dari IBM. Software pendukungnya yaitu : Voice command mode (memperkenankan user untuk memilih menu items, toolbars, dan dialog box options) dan Dictation mode (memperbolehkan user untuk dapat mendikte-kan sebuah teks sesuai dengan dokumennya)
Musical Instrument Digital Interface (MIDI) Merupakan standar untuk menghubungkan komputer dengan instrumen musik elektronik dan pemrosesan efek khusus. Format suara instrumen ini di perkenalkan pada tahun 1983 oleh perusahaan musik elektrik seperti Roland, Yamaha dan Korg. Format MIDI bersifat sangat kompak dengan ukurannya yang kecil, suara yang di hasilkan oleh MIDI dengan dukungan sound card yang memilik synthesizer (penghasil suara elektrik) sangatlah mirip dengan organ elektrik yang bisa memainkan berbagai alat musik.

Pada Input devices terdapat berbagai macam alat bantu, seperti : Keyboard alternatif, Mouse alternatif, Motion capture device (mengikuti gerakan suatu individu dan menerjemahkannya menjadi sebuah perintah yang bisa diikuti oleh komputer), dan Communication aids.

Output
1. Pengertian output (keluaran) yaitu hasil dari suatu proses, baik berupa data maupun berbentuk informasi yang telah diolah. Hasil dari energi yang diolah dan diklarisifikasikan menjadi keluaran yang berguna dan sisa pembuangan. Keluaran dapat merupakan masukan (input) untuk subsistem yang lain. Misalnya untuk sistem komputer, panas yang dihasilkan adalah keluaran yang tidak berguna dan merupakan hasil pembuangan, sedangkan informasi adalah keluaran yang dibutuhkan.
________________________________________
2. Merupakan aktifitas menerima data dari hasil pengolahan pada bagian pemroses. Jika terdapat data pada aktifitas output ini, berarti pemroses menyerahkan tugas selanjutnya kepada bagian ini. Tentu saja pada bagian ini diperlukan juga peralatan yang bekerja, dimana peralatan tersebut disebut dengan output device.
Jika kita kembali ke analogi manusia, output device ini contohnya adalah tangan, dimana tangan berfungsi untuk menuliskan informasi yang dimintai oleh otak.
Pada komputer contoh output device ini adalah printer (pencetak). Ketika data output dari pemroses diterimanya maka printer akan melaksanakan tugas yang diterima dari pemroses tadi.
Output yang dihasilkan dari pengolahan dapat digolongkan ke dalam 3 macam bentuk (huruf, kata, angka, grafik, Gambar, suara). Dibutuhkan alat khusus (alat keluaran dapat berbentuk hard copy dan soft copy).

Monitor
Monitor mempunyai banyak tipe di antaranya :
- Cathode-ray Tube (CRT) monitor yang berteknologi seperti televisi.
- Flat-panel Monitor (LCD) Sebuah teknologi layar digital yang menghasilkan citra pada sebuah permukaan yang rata (flat) dengan memberi sinar pada kristal cair dan filter berwarna, yang mempunyai struktur molekul polar, diapit antara dua elektroda yang transparan. Bila medan listrik diberikan, molekul menyesuaikan posisinya pada medan, membentuk susunan kristalin yang mempolarisasi cahaya yang melaluinya.
- Gas Plasma Monitor (plasma display) mengandung jutaan pixel.
- E-books (untuk membaca buku)
- Data projectors (untuk membuat sebuah presentasi)
- High-definition television (HDTV) home theatre-TV

monitor

Fitur : – Resolution = dinyatakan sebagai pixel-pixel matrik (picture elements)
Beberapa macam standar resolusi sebuah monitor :
- SVGA (Super Video Graphics Array) 800×600 pixels
- XGA (Extended Graphics Array) 1024×768 pixels
- SXGA (Super Extended Graphics Array) 1280×1024 pixels
- UXGA (Ultra Extended Graphics Array) 1600×1200 pixels
- Dot pitch = berupa jarak antara pixel
- Refresh rate = waktu yang diperlukan sebuah layar monitor untuk menggambar tiap detik.
- Size (viewable size) = ditentukan dengan panjang diagonal suatu area tempat monitor mengamati.

Printer
Berfungsi untuk menerjemahkan proses informasi dari sistem unit menjadi output dalam bentuk bentuk kertas (hardcopy). Tipe-tipe printer yaitu :
- Ink-jet printers
- Laser printers
- Thermal printers
- Dot-matrix printers
- Plotters
- Photo printers
- Portable printers

printer

Fitur :

- Resolution = tidak berbeda jauh dengan monitor, ditentukan dalam dot per inch (dpi).
- Colour capability
- Speed
- Memory = dokumen diproduksi lebih cepat jika mempunyai memori banyak.

Audio-Output Devices
Berbeda dengan Audio-input. Audio-output tugasnya adalah menafsirkan informasi audio dari komputer menjadi sebuah suara lewat perantaranya seperti speaker dan headphone.

Combination Devices
Diantaranya :

- Fax machines
- Multifunction devices (MFD) = kombinasi dari scanner + printer + fax + mesin fotokopi.
- Terminals (terbagi menjadi 4 bagian : Dumb, Intelligent, Network, Internet)

Seperti Input devices. Pada output juga terdapat alat bantu yang terbagi menjadi 3 macam, yaitu :

- Braille output devices
- Voice Output devices (Reading machines) = Mengkonversikan teks yang diprint ke bentuk suara.
- Screen readers = Mengkonversikan teks yang muncul di komputer ke bentuk suara. )

TUGAS GW

Kumpulan micro chip yang berada di dalam bus PCI (Peripheral Compenent Interconnect) dan ISA (Industry Standard Architechture) berkomunikasi tanpa melibatkan CPU. Perangkat ini dapat berdiri sendiri tanpa membebani prosesor di dalam CPU, sehingga prosessor dapat melaksanakan tugas-tugas lain. Chipset PC dapat menjadi penghubung elektronik semua subsistem.

Chip-chip pada mainboard yang berperan sebagai jembatan aliran data antara subsistem sebuah PC. Chipset terbagi atas dua chip utama yang disebut northbridge dan southbridge. Chip northbridge bertugas untuk mengontrol aliran data dari processor, port AGP, dan memori utama sistem. Sementara itu, chip southbridge mengontrol aliran data dari bus PCI atau ISA, interface hard disk, dan piranti eksternal lainnya.

Dalam rangka untuk dapat berhubungan dengan memori, address bus harus melewati terlebih dahulu berbagai proses yang terdapat pada sekelompok kecil chip yang dikenal dengan chipset. Chip-chip ini (jumlahnya tergantung dari tipe dan merek dari komputer yang digunakan) melakukan kegiatan yang disebut dengan glue logic, yang bisa dikatakan bahwa chip-chip ini satu dengan lainnya, secara fisik maupun fungsi, melakukan tugas bermacam-macam hal yang merupakan inti dari proses yang dijalankan oleh komputer, termasuk di dalamnya melakukan proses pengontrolan proses tersebut. Perangkat ini memiliki kecerdasan dalam pengelolaan proses tersebut, baik terhadap CPU, memori, pengolahan grafik, dan sistem I/O. Perangkat ini dapat digambarkan sebagai pengelola logikanya komputer.

Pada saat komputer dinyalankan, ketika instruksi tidak ditemukan pada memori utama, maka chipset ini mengalihkannya ke bus lainnya, yang disebut dengan I/O bus (input/output bus), untuk menghubungkan chipset ini dengan tempat dimana terdapatnya informasi tersebut.

Selasa, 09 November 2010

MOTHERBOARD

Pengertian Motherboard beserta komponennya
Motherboard adalah tulang punggung dari komputer yang berfungsi sebagai penyalur arus data dari Processor, RAM, VGA, Harddisk, Audio, Dan periferal lainnya…
Mari kita bahas motherboard desktop, yg banyak kita gunakan sehari-hari…
sebuah Processor yang cepat atau RAM yang berkapasitas banyak, tidak akan berfungsi sempurna jika motherboard yang dipakai tidak stabil / memiliki kinerja yang buruk…
Yang beredar dipasarang saat ini adalah Motherboard yang mendukung processor INTEL & AMD
Dalam sebuah motherboard terdapat struktur sebagai berikut…(dalam gambar adalah Platform Socket A)
-Socket CPU , yaitu tempat untuk memasang sebuah Processor
-Slot AGP, tempat untuk memasang VGA card / display card yang berfungsi untuk menghubungkan ke monitor
-Slot PCI, menambahkan berbagai periferal, seperti, Sound Card, Modem, Ethernet Card, DLL
-Slot RAM, berbagai variasi slot RAM, mulai dari SDRAM, RAMBUS, DDR SDRAM, DDR2-SDRAM, DDR3,SDRAM
-Slot IDE, yang berfungsi menghubungakn HardDisk kedalam motherboard, oleh kabel RIBBON
-Slot Floppy, untuk menghubungkan ke Flopy Disk Drive / Disket
-ATX Conektor, suplay daya dari Power Suplay
Dalam sebuah motherboard, yang paling penting adalah Chipset, yang berfungsi seberapa besar bandwidth memory / lebar jalur arus data yang menghubungkan ke berbagai komponen..